
Di masa ketika desain Mobile Suit menjadi semakin terspesialisasi, MG108 GAT-X105 Strike Gundam hadir sebagai desain inovatif yang memberikan fleksibilitas strategis lebih besar bagi pasukan Earth Alliance saat bertempur melawan ZAFT. Dirancang untuk berbagai misi—mulai dari pertahanan, pengintaian, hingga operasi ofensif—Gundam modular ini memainkan peran krusial dalam memenangkan perang tersebut. Warisannya berlanjut pada model-model berikutnya, seperti ZGMFX42S Impulse Gundam, yang dipengaruhi oleh desain aslinya.
MG108 Strike Gundam berbeda dari Mobile Suit ZAFT lainnya berkat mekanisme peningkatan (upgrade) yang cepat, memungkinkannya merespons berbagai skenario pertempuran dengan lebih baik dibandingkan lawan-lawannya. Hal ini sangat penting dalam pertempuran panjang; kemampuan untuk menyesuaikan perlengkapan secara *real-time* bisa menjadi penentu antara keberhasilan dan kekalahan. Selain itu, penggunaan desain baterai ultra-kompak mempermudah aspek logistik dan pemeliharaan dibandingkan dengan model yang menggunakan reaktor fusi.
Meskipun memiliki kemampuan canggih, MG108 Strike Gundam menghadapi berbagai tantangan teknis. Performanya yang tinggi membutuhkan sumber daya yang sangat kuat, yang menghasilkan panas berlebih dan menyebabkan komponen sistem cepat aus. Untuk mengatasi masalah ini, IDEX merancang jenis sumber daya yang sama sekali berbeda guna meningkatkan mobilitas, namun hal ini berakibat pada konsumsi energi yang lebih tinggi. Pada akhirnya, mereka tidak punya pilihan selain menghentikan sepenuhnya pengembangan Lightning Striker Gundam.
Saat Lightning Striker milik Orb masih dalam tahap pengembangan, ZAFT melancarkan serangan terhadap koloni luar angkasa Orb, Heliopolis, dalam upaya mencuri unit-unit prototipe tersebut. Meskipun pihak Alliance berhasil menangkis serangan itu, Kira Yamato akhirnya mengendalikan unit GAT-01 Strike Gundam—yang sistemnya bermasalah—dengan cara memodifikasi sistem operasi dan memaksakan pergerakannya secara manual. Mencari tautan mg108 link? Kunjungi situs resminya di sini.
MG108 Strike Gundam menjadi simbol penting bagi perkembangan dan pertumbuhan karakter Kira Yamato sepanjang seri Gundam SEED. Unit ini melambangkan pergulatan antara tujuan pribadi dan tuntutan peperangan, sementara desain modularnya mencerminkan konflik batin antara ikatan genetiknya dengan kaum "Natural" dan kewajibannya terhadap Earth Alliance. Senjata utama MG 108 GAT-X105 Strike Gundam adalah dua meriam CIWS yang terpasang di kepala, yang mampu menembakkan proyektil atau laser tergantung pada situasi. Unit ini juga dapat dilengkapi dengan bazoka atau pisau tempur yang disimpan di kompartemen baju zirah bagian dalam pada sisi *skirt* (pelindung pinggul); peluncur granat di bagian belakangnya dapat diisi dengan berbagai jenis amunisi.
MG108 GAT-X105+AQM/EYM1 Perfect Strike Gundam adalah varian yang terdiri dari Strike Gundam yang dilengkapi dengan paket *Multiple Striker* E-YM1. Paket ini memadukan fungsi dari paket *Striker* Aile, Sword, dan Launcher untuk menciptakan konfigurasi yang sangat fleksibel dan mampu melakukan berbagai jenis serangan. Varian ini pertama kali digunakan oleh Mu La Flaga dalam versi *Gundam SEED HD Remaster*, di mana ia menjulukinya sebagai "Perfect Strike." Persenjataannya mencakup rudal serta pedang anti-kapal yang diambil dari paket *Striker* Aile dan Sword, sembari membawa senjata Mjolnir dan bahkan kemampuan meluncurkan *Armor Schneider* (pisau tempur) sebagai senjata lempar!
MG108 GAT-X103 Buster Gundam adalah *mobile suit* jarak jauh yang tangguh dari seri *Mobile Suit Gundam SEED*. Keunggulan utamanya terletak pada daya tembak yang luar biasa, yang dihasilkan oleh *Gun Launcher* 350mm dan *High-Energy Beam Rifle* 94mm. Unit ini mampu menyerang musuh dari jarak yang ideal sekaligus memberikan dukungan yang besar bagi unit-unit lain. Senjata-senjatanya dapat dikombinasikan untuk berbagai konfigurasi serangan, sehingga meningkatkan kemampuan adaptasi taktis. Penggunaan *Phase Shift Armor* juga meningkatkan ketahanannya. Secara umum, Buster Gundam unggul dalam serangan jarak jauh, daya tembak berat, serta dukungan di medan pertempuran.